January 24, 2023

Buat Transaksi Aman, 3 Fitur Ini Harus Dimiliki Aplikasi Finansial

Jakarta

Seiring dengan maraknya penggunaan aplikasi mobile, sistem keamanan perlahan menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan dalam memilih aplikasi. Apalagi menyangkut finansial dan transaksi digital, fitur keamanan dinilai krusial.

Tapi aspek keamanan seperti apa yang harus dipertimbangkan saat memilih aplikasi? Saat ini ada berbagai macam fitur keamanan yang disematkan dalam aplikasi mobile. Namun secara fundamental, aplikasi bisa dibilang aman jika memiliki 3 fitur berikut.

PIN

Sistem keamanan pertama yang harus ada yaitu PIN. Dilansir dari thebalancemoney, PIN atau Personal Identification Number adalah kode numerik pendek yang digunakan sebagai metode otentifikasi yang seringkali digunakan untuk transaksi keuangan elektronik.

Keamanan ini berfungsi sebagai metode keamanan ekstra yang mencegah seseorang yang tidak berwenang membobol akun dari aplikasi keuangan atau kartu perbankan dari seorang nasabah.

PIN biasanya berbentuk angka atau gabungan dari angka, huruf, dan beberapa simbol. PIN juga direkomendasikan tidak terdiri dari angka yang sama, tapi juga harus mudah diingat dan sulit untuk ditebak.

OTP

Sistem keamanan selanjutnya yang harus dimiliki adalah One Time Password atau OTP. Dikutip dari USNews, OTP adalah kata sandi sekali pakai yang dipakai untuk masuk ke sebuah device atau layanan online lainnya.

Sistem keamanan ini menjadi langkah pertama ketika pengguna sebuah aplikasi mengaktifkan fitur otentikasi dua faktor atau Two Factor Authentication. Ini menjadi sistem keamanan berlapis untuk melindungi data pengguna di dalam aplikasi.

Pengguna nantinya menerima beberapa angka acak untuk dimasukkan ke dalam aplikasi ketika sistem keamanan ini aktif. Nomor acak tersebut akan dikirimkan ke nomor handphone yang terdaftar. Sehingga dapat mencegah pengguna yang tidak sah membobol data di sebuah akun.

Saat menerima Kode OTP, pastikan untuk dirahasiakan dan tidak dikasih tau ke orang lain agar transaksi berjalan aman.

Face Authentication

Keamanan lainnya adalah otentikasi wajah yang menjadi teknologi teranyar untuk melindungi data di sebuah aplikasi online. Sistem ini

Read the rest

Upaya Bank Mandiri Hadirkan Layanan Perbankan Digital dari Hulu-Hilir

Jakarta

Di tahun 2022, Bank Mandiri semakin menegaskan diri untuk mempercepat proses transformasi digital pada lingkup perusahaan. Upaya digitalisasi yang telah dilakukan selama 2 tahun terakhir ini membuahkan layanan perbankan digital dari hulu hingga hilir.

Lewat transformasi digital, bank berlogo pita emas ini berupaya menghadirkan transaksi keuangan yang serba instan, cepat, mudah dan aman. Direktur Information Technology Bank Mandiri, Timothy Utama menjelaskan implementasi inisiatif digitalisasi ini menjadi kunci perseroan untuk menyediakan pelayanan terbaik bagi nasabah.

“Dalam era saat ini, transformasi digital sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama di tengah tren adopsi digitalisasi teknologi yang semakin pesat,” ungkap pria yang akrab disapa Tim.

Untuk memenuhi kebutuhan nasabah ritel, Bank Mandiri menghadirkan aplikasi Livin’ by Mandiri berlogo kuning dengan inovasi fitur-fitur canggih yang memudahkan beragam jenis transaksi. Dalam tahun ini saja, Bank Mandiri telah menambah 2 fitur anyar pada aplikasi mobile Livin’ by Mandiri, yakni meluncurkan Livin’ Investasi pada Mei 2022 dan Livin’ Sukha pada Juli 2022.

Tim menyebut hadirnya fitur Livin’ Investasi mengakomodasi kebutuhan nasabah dalam berinvestasi dengan lebih cepat dan aman. Pembelian reksa dana dalam fitur ini pun tak memberatkan para nasabah, karena bisa didapatkan mulai Rp 100.000 saja.

Melalui aplikasi ini, nasabah juga dapat memantau portofolio yang dimiliki kapan saja dan di mana saja. Selain itu, nasabah pun tak perlu khawatir karena instrumen investasi yang tersedia dijamin karena telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Livin' by MandiriLivin’ by Mandiri Foto: dok. Bank Mandiri

Di Livin’ by Mandiri, hadir juga fitur baru Livin’ Sukha yang memungkinkan nasabah untuk memenuhi kebutuhan transaksi lifestyle dalam satu aplikasi. Nasabah bisa melakukan pembelian tiket pesawat, tiket kereta api, entertainment, pembelian voucher gim, pengajuan kredit, dan lain-lain tanpa perlu ribet berganti aplikasi.

“Sejak awal, kenyamanan nasabah dalam bertransaksi telah menjadi prioritas utama Bank Mandiri. Kini, akselerasi digital

Read the rest

3 Fakta Tamasia Diserang User Gegara Paksa Jual Emas Murah

Jakarta

Heboh aplikasi jual beli emas digital, Tamasia tak bisa diakses dan para penggunanya dipaksa untuk menjual emas dengan harga buyback Rp 820.000 per gram. Harga ini tentu jauh dari harga emas di situs Antam.

Pihak Tamasia juga telah menyampaikan pernyataan di akun resmi Instagramnya. Mereka menyebutkan jika akan mengubah model bisnis perusahaan.

Banyak pengguna yang menyerang Tamasia di Twitter, Instagram sampai kolom komentar dibatasi dan di kolom komentar Google Playstore.

Berikut fakta-faktanya:

1. Belum Terdaftar di Bappebti

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti Tirta Karma Senjaya menyebut Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan sudah menegur Tamasia.

“Bappebti sudah memberikan surat teguran kepada Tamasia,” kata dia kepada detikcom. Tirta mengatakan, Bappebti meminta itikad baik dari Tamasia untuk segera mendaftarkan izin perdagangan emas digital kepada Bappebti.

“Hal ini agar sistem dan mekanisme perdagangannya sesuai ketentuan dan bisa terawasi secara periodik,” ujar dia.

Dari laman resmi Bappebti hanya ada lima perusahaan pedagang emas digital yang terdaftar. Yaitu PT Indogold Makmur Sejahtera (Indogold), PT Indonesia Logam Pratama (Treasury), PT Laku Emas Indonesia (Laku Emas), PT Pluang Emas Sejahtera (Pluang) dan PT Sehati Indonesia (Sakumas).

2. Digeruduk User

Dilihat pada laman Google Playstore banyak pengguna yang mengeluhkan jika aplikasi memang sulit untuk dibuka. Misalnya akun E*** C***** yang menyebut telah menggunakan aplikasi sejak 2019 tapi tak bisa mengakses pada 4 Januari 2023. “Sudah menghubungi help desk tetapi tidak ada respons,” tulisnya, dikutip Rabu (18/1/2023).

Lalu akun R**** Z*** yang mengaku merasa kena scam karena sudah menabung dalam jangka waktu lama. Akhirnya dipaksa jual harga murah.

Kemudian akun Al ***** yang menyebut jika harga buyback yang diberikan tidak sepadan. Sehingga pengguna menderita banyak kerugian. “Tidak memberikan solusi apapun. Hati-hati sangat tidak direkomendasikan untuk investasi niatnya nabung malah buntung,” tulisnya.

Selanjutnya dari akun Twitter salah

Read the rest

Perluas Ekosistem, Pengunduh Aplikasi Moxa Melesat 60% Jadi 6 Juta

JAKARTA, investor.id –  PT Astra Kreasi Digital mencatat peningkatan jumlah pengunduh aplikasi Moxa, hingga mencapai 6 juta atau naik 60% (yoy), dengan monthly active user atau rata-rata pengguna per bulan sebanyak 1,36 juta.

Moxa merupakan wealth tech app milik PT Astra Kreasi Digital yang menyediakan solusi keuangan pelanggan. Aplikasi ini diluncurkan pada Maret 2021.

CEO Moxa, Daniel Hartono melihat adanya potensi yang besar pada ekosistem ekonomi digital di Indonesia. “Dalam mendukung perkembangan teknologi keuangan, Moxa menerapkan sistem Open Application Programming Interface (API) guna membangun kolaborasi bersama perusahaan jasa keuangan terpercaya baik dalam ekosistem Astra maupun lainnya,” kata Daniel dalam keterangan resminya, Jumat (13/1/2023).

Baca juga: Jawara Mobile, Aplikasi Digital Milik Bank Banten (BEKS) Resmi Diluncurkan

Adanya sistem API ini dapat membuka kesempatan bagi pihak eksternal dan internal memasukan layanannya pada aplikasi. Moxa juga terus berinovasi dalam memperluas cakupan kemitraan pada ranah finansial mulai dari pinjaman, pembiayaan kendaraan, layanan perbankan, asuransi hingga investasi.

Pada tahun 2022, Moxa telah bekerja sama dengan layanan perbankan syariah yaitu PT Bank Syariah Indonesia serta Garda Oto dengan klaim asuransi kendaraan yang bisa diakses melalui aplikasi Moxa.

Moxa juga memberikan layanan Kredit Usaha Mikro atas kerja sama dengan FIFGROUP. Fitur ini  mendorong konsumen dapat mengembangkan usahanya dengan pembiayaan Usaha Mikro dari FIFGROUP. Fitur ini merupakan fitur yang paling memiliki tingkat antusiasme paling tinggi dari pengguna Moxa.

Baca juga: Hadapi 2023, Pelaku Bisnis Syariah dan Fintech Diminta Siapkan Mitigasi Risiko

Sebagai wealth tech app, para konsumen dapat membuka Tabungan Digital Permata moxaKu secara online. Melalui layanan ini konsumen mendapatkan keuntungan bunga 0,5% p.a serta gratis biaya admin bulanan, biaya tarik tunai, dll.

Dengan berbagai fitur dan layanan yang dihadirkan, Moxa senantiasa mengembangkan pelayanannya. “Harapannya hal ini dapat memberikan peran Astra Financial dalam upaya meningkatkan potensi ekosistem digital di Indonesia dan semakin banyak membantu serta mempermudah pelayanan finansial

Read the rest

Gen Z Harus Tahu, Ini 5 Tips agar Transaksi Digital Aman-Nyaman

Jakarta

Generasi muda zaman now tak lagi bisa dipisahkan dari hadirnya gadget dan aplikasi digital. Apalagi, sekarang sudah ada banyak aplikasi digital yang memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk dalam bertransaksi keuangan.

Meski demikian, kamu perlu terus waspada saat bertransaksi secara digital. Sebab, jika transaksi dilakukan secara sembarangan tanpa menggunakan sistem keamanan yang lengkap, kamu akan terkena risiko berbahaya. Mulai dari kebocoran data hingga kerugian finansial.

Untuk menghindari risiko tersebut dan bertransaksi digital secara aman dan nyaman, ikuti beberapa langkah berikut yang dilansir dari Forbes.

1. Perbarui PIN & Passwords secara Berkala

Cara paling mudah untuk bertransaksi aman dan nyaman serta melindungi akunmu dari risiko kejahatan siber adalah dengan memperbarui PIN dan Password secara berkala. Dengan ini, kamu dapat mencegah peretas mengakses akunmu untuk hal-hal yang tak bertanggung jawab. Pastikan juga PIN/Password yang digunakan bukanlah kombinasi yang mudah ditebak, seperti ‘12345’ atau tanggal lahirmu.

2. Cek Ulang QR Code & Bukti Pembayaran

Untuk memastikan transaksi digital yang kamu lakukan aman, pastikan untuk selalu cek terlebih dahulu kode QR yang tersedia sebelum memindainya. Sebab, kode yang salah malah membuat datamu berisiko diretas oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Selain itu, cek ulang bukti pembayaran yang dilakukan. Setelah transaksi berhasil dilakukan, kamu akan menerima laporan pembayaran tersebut pada aplikasi maupun email/SMS.

3. Aktifkan Two-Factor Authentication

Semakin canggih aplikasi digital yang kini bisa digunakan, semakin bertambah juga risiko keamanan siber yang kini berkembang. Bagi kamu yang aktif melakukan transaksi keuangan digital, ada baiknya untuk mengaktifkan Two-Factor Authentication.

Two-Factor Authentication ini dapat melindungi kamu dari percobaan pengambilalihan akun dari orang yang tak bertanggung jawab. Sebab, hal tersebut berisiko membuat password-mu dicuri hingga pihak peretas dapat mengakses akun pembayaran digitalmu.

4. Rahasiakan Kode OTP

One Time Password (OTP) adalah kode rahasia yang biasanya digunakan untuk login dalam suatu

Read the rest